Joko Widodo

Joko Widodo

@jokowi Akun Instagram resmi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo 🇮🇩. #MenujuIndonesiaMaju Dikelola oleh Tim Komunikasi Digital Presiden.

1.1K media 17.8M followers 0 followings

291.3K    5.7K    4 hours ago

Pagi di Jakarta, siang hari di Lombok, dan sore sudah di Bali. Di setiap tempat bertemu banyak orang, bersalaman, berswafoto, ditarik-tarik, diuyel-uyel. Tapi, saya senang. Bertemu warga, melihat wajah mereka yang riang gembira dan optimistis, rasa lelah saya sirna seketika.

232.9K    2.6K    6 hours ago

Ibu ini sedang menggendong putrinya di depan rumah mereka yang sedang dibangun ulang dengan konstruksi tahan gempa di Mataram, NTB, saat saya datang meninjau, siang tadi. Saya memang berkunjung untuk memastikan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi rumah-rumah warga NTB pasca bencana gempa bumi berjalan dengan lancar. Tentang pasokan material bangunan yang sempat dikeluhkan, sudah saya selesaikan dengan memerintahkan Menteri BUMN agar baja ringan, semen, dan lain-lain kebutuhan konstruksi di sini, dikirim lebih banyak dan langsung dari pabriknya. Begitu juga pencairan bantuan stimulan, telah berjalan lancar. Semula, ada 17 prosedur yang mesti dilalui terlebih dahulu oleh masyarakat, tapi sudah dipangkas menjadi empat tahapan saja.

Advertisement

124.8K    2.5K    13 hours ago

Ini potret desa terpencil dan terdalam Indonesia yang warganya lama hidup dalam gulita di malam hari. Sejak Indonesia merdeka, warga Desa Silawan di NTT dan Desa Ampas di Papua, hanya bisa melewati malam menanti kantuk datang. Setelah listrik menerangi desa, warga Silawan pun bisa menenun kain di malam hari sebagai mana yang mereka kerjakan di waktu siang hari. Anak-anak Desa Ampas, juga Silawan, bisa belajar selepas petang. Listrik yang menerangi desa, juga menyalakan harapan warga akan masa depan mereka.

393.2K    3.8K    14 hours ago

‪Tiba di Bandar Udara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat pukul sepuluh pagi ini. Di tengah berbagai agenda kerja, kita tidak melupakan daerah yang ditimpa bencana beberapa waktu lalu. ‪Saya ke sini, antara lain untuk meninjau rekonstruksi rumah tahan gempa di Kota Mataram.

534.6K    7.3K    16 hours ago

Selamat pagi. Tiga hari sebelum resmi beroperasi, saya kembali menjajal moda raya terpadu (MRT) bersama Ibu Negara. Kali ini, saya mencoba MRT sebagai penumpang pulang kantor. Maka, dari istana, pada jam lima sore, saya ke halte Monas, naik bis Transjakarta menuju halte depan Hotel Pullman, lalu menyeberang jalan ke Stasiun Bundaran Hotel Indonesia untuk berganti moda transportasi MRT ke Lebak Bulus. Apa yang saya temukan dalam tiga kali mencoba naik MRT Jakarta ini? Ada beberapa catatan, di antaranya, papan penunjuk rute dan informasi di dalam gerbong MRT masih kurang, dan jarak antara kereta dan platform masih terlalu lebar dan bisa menyulitkan kaum disabilitas. Semua kekurangan ini akan kita benahi. Yang jelas, bis dan MRT sudah terintegrasi. Masyarakat mudah beralih menggunakan layanan transportasi umum. Secara keseluruhan, MRT Jakarta siap untuk melayani masyarakat umum. Dua hari lagi.

133.3K    2.8K    1 day ago

Empat tahun lalu, saat berkunjung ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain di Belu, Nusa Tenggara Timur, saya begitu sedih mendapati gerbang masuk ke negara seperti kantor kelurahan saja. Tak jauh dari situ, gerbang masuk Timor Leste berdiri megah, warga kita bahkan kerap ke sana untuk berswafoto. Lebih sedih lagi saat ke PLBN Entikong, Kalimantan Barat, yang berbatasan langsung dengan negara bagian Sarawak, Malaysia Timur. Ini PLBN atau kandang? Begitu juga pos-pos lintas batas lain Indonesia. Sekarang, kesedihan itu berubah jadi kebanggaan. Dalam tiga tahun, tujuh PLBN di Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, dan Papua yang masing-masing berbatasan dengan Malaysia, Timor Leste, dan Papua Nugini, dibangun jadi megah. Tahun ini, kita bangun lagi empat PLBN. Pos-pos perbatasan ini tidak sekadar bangunan gerbang masuk Indonesia, tapi etalase bangsa kita sebagai sebuah negara besar.

365.6K    5.6K    2 days ago

Infrastruktur itu bukan jalan, jalan tol, atau jembatan untuk transportasi saja. Kita juga membangun infrastruktur untuk mendukung sektor pertanian. Misalnya, pembangunan bendungan dan waduk untuk keperluan pengairan. Sekadar Anda tahu, hingga awal tahun 2015, Indonesia hanya memiliki 231 bendungan, itu pun tak sepenuhnya dimanfaatkan untuk sektor pertanian. Waduk sebanyak itu untuk negeri sebesar ini hanya bisa menjangkau sekitar 11 persen wilayah pertanian. Bandingkan dengan Tiongkok, mereka memiliki 110.000 waduk. Selisihnya jauuuh sekali. Nah, beberapa tahun ini, kita membangun sedikitnya 65 bendungan, sebagian sudah selesai, sebagian lain dalam pengerjaan. Jika seluruhnya sudah rampung, kita sudah bisa mengairi 20 persen lahan pertanian. Jumlahnya memang masih jauh dari memadai, tapi kita sudah memulai.

Advertisement

146.6K    2.7K    2 days ago

Masyarakat yang bermukim di lembah dan lereng-lereng gunung yang terjal bercurah hujan tinggi di Kabupaten Puncak Jaya dan Paniai, Papua, kini tak lagi hidup dalam honai-honai berpenerangan lilin atau pelita. Mereka menikmati terangnya waktu malam dengan puluhan ribu Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) dari pemerintah. Bukan hanya Puncak Jaya dan Paniai, tapi di berbagai daerah terluar, terpencil, terdalam Papua, Nusa Tenggara Barat, Bengkulu, dan tapal-tapal batas negeri, pemerintah datang membawa Lampu Tenaga Surya Hemat Energi untuk mereka yang belum terjangkau listrik semenjak Indonesia merdeka. Cahaya lampu surya tak hanya menerangi rumah-rumah mereka, tapi juga menyalakan harapan akan masa depan.

466.8K    4.9K    2 days ago

Di antara para kader Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) yang datang dari seluruh Indonesia di Kota Medan, hari Sabtu lalu, saya merasakan optimisme yang dalam bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia akan tetap terjaga sampai kapan pun. Salah satunya, karena anak-anak muda yang tergabung dalam AMPI, senantiasa teguh mengawal persatuan Indonesia, sejak organisasi ini dilahirkan sampai sekarang. Terima kasih AMPI.

534K    11.7K    2 days ago

“Beberapa kali saya alami, rantai sepeda saya putus di jalan. Tapi yang jelas rantai cinta saya dengan Bu Jokowi tidak putus.” Ciyeee, kata Cak Lontong. 😀

293.9K    6.7K    3 days ago

Tak sampai sepekan lagi, Indonesia memasuki peradaban baru transportasi, dengan beroperasinya kereta angkutan massal Moda Raya Terpadu (MRT) di Jakarta. Saya sendiri menjajal MRT ini kemarin bersama beberapa menteri, Gubernur DKI, kepala daerah sekitar Jakarta, juga warga yang sedang mendapat giliran dalam masa uji coba. Saya naik dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia dan turun di Stasiun Lebak Bulus, lalu kembali lagi. Hanya 30 menit sekali jalan. Saya senang sekali melihat animo dan antusiasme masyarakat yang ingin mencoba menggunakan moda transportasi ini. Semoga animo dan antusiasme yang sama tetap berlanjut saat MRT sudah beroperasi. Selain itu, saya berharap MRT bisa dibangun juga di kota-kota lain, terutama kota-kota besar dan ibu kota provinsi. Jangan sampai kota-kota lain itu seperti Jakarta yang didera kemacetan setiap saat karena terlambat membangun sarana transportasi massal.

623.7K    9.6K    3 days ago

‪Terselip di antara penumpang uji coba MRT di gerbong kereta bawah tanah di Jakarta hari ini, saya tetap merasa lapang. Lega oleh perasaan bahwa Indonesia akhirnya menapakkan kaki di peradaban baru sebagai salah satu negara yang punya jaringan transportasi massal mutakhir ini.